oleh

Jembatan Cikurutug Pasirkuda Ambruk, Warga Buat Jembatan Bambu Darurat

Cianjurekspres.net – Jembatan Cikurutug sepanjang 40 meter di Kedusunan Cipamutih, Desa Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, ambruk pada Minggu (7/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Akibatnya aktivitas warga pun menjadi terhambat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Labis Wibowo, mengatakan, ambruknya jembatan penghubung antara kedusunan tersebut akibat diterjang luapan sungai yang berada di bawahnya saat hujan lebat.

Baca Juga: Jalin Sinergitas, GMD dan PPIR Siap Menangkan Prabowo Subianto di 2024

“Jembatan penghubung rusak total terbawa longsor dan aliran sungai, sehingga akses jalan terhambat dan warga yang menggunakan kendaraan tidak bisa melaluinya,” ujarnya, Selasa (10/5).

Menurutnya, saat ini BPBD bersama warga tengah berusaha membangun kembali jembatan tersebut secara gotong royong.

“Untuk bisa lewat masyarakat harus bersusah payah memutar mencari jalan lainnya karena jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya. Makanya kita bangun jembatan darurat,” kata Rudi.

Baca Juga: PPKM Kembali Diperpanjang Setelah Lebaran

Kepala Desa Kubang, Bonih, mengatakan, warga membuat jembatan darurat dari bambu gelondongan agar bisa melintas dan kembali beraktivitas. “Jembatan Cikurutug tersebut merupakan jembatan yang vital dan biasa digunakan oleh warga,” katanya, Selasa (10/5).

“Sebenarnya kami sangat khawatir akan keselamatan warga. Tapi mau bagaimana lagi, kebutuhan warga untuk kembali beraktivitas jadi dibuatkan jembatan darurat dari bambu gelondongan yang ada,” imbuh Bonih.

Sedangkan dilokasi lain, bencana longsor terjadi di Kampung Cinangsi RT 03/ RW 01, Desa Mentengsari, Kecamatan Cikalongkulon.

Baca Juga: Kurangi Risiko Penyebaran Covid-19, Luhut Imbau Dunia Kerja Terapkan WFH

Longsor terjadi akibat Sungai Cinangsi yang tergerus, sehingga menyebabkan satu rumah milik Cucu (50) mengalami rusak di bagian dapur.

“Kejadiannya Senin (9/5) pukul 21.00 WIB malam, sempat terdengar gemuruh pada saat terjadi longsoran tersebut,” kata Cucu.

Cucu mengatakan, dapur rumahnya yang rusak juga dihantam pohon yang tumbang karena posisinya berada di pinggiran sungai. “Adapun kerugian yang saya alami kurang lebih belasan juta,” tandasnya.(mg1/yis/hyt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.