Jalan Jelek Belum Diperbaiki, Ratusan Sopir di Takokak Iuran Beli Batu Brangkal

Jalan Jelek Belum Diperbaiki, Ratusan Sopir di Takokak Iuran Beli Batu Brangkal
0 Komentar

Cianjurekspres.net – Ratusan sopir elf, truk dan mini bus di Kecamatan Takokak, Cianjur, iuran untuk membeli batu brangkal memperbaiki jalan yang rusak. Hal ini mereka lakukan lantaran capek dengan kondisi jalan yang jelek dan belum ada perbaikan.

Ketua Paguyuban Desa Cisujen, Simpang, Sukagalih, Waringinsari (PDCSSW), Cep Muhidin atau yang kerap di sapa Opang mengatakan, tidak ada unsur paksaan dalam iuran tersebut.

“Ini sama sekali tidak ada paksaan, karena kami merasa capek dengan kondisi jalan yang rusak. Donasi donaturnya juga diketahui para kepala desa, BPD, dan Karangtaruna dari empat desa semua mengetahui,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, Minggu (30/1).

Baca Juga:Sesal IstriRibuan Mahasiswa Baru Unjani Lakukan Pendidikan dan Kedisiplinan di Pusdik Armed

Opang mengungkapkan, para sopir yang tergabung dari empat desa tersebut ada sebanyak 200 orang lebih. Para sopir tersebut melakukan iuran seikhlasnya, ada yang menyumbangkan brangkalnya langsung, dan tidak ikut iuran pun tidak masalah.

“Rencananya iuran dari para sopir ini akan terus dilakukan hingga perbaikan jalannya sampai ke Desa Waringinsari. Dan nantinya, misal uang yang terkumpul cukup untuk beli brangkal satu truk, kami langsung beli dan langsung kami lakukan pengurugan di jalan yang berlobang,” ungkap dia.

Dia juga berharap dengan adanya swadaya dari para sopir untuk perbaikan jalan, pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi akses jalan di Kecamatan Takokak.

“Harapan kami, kami ingin agar akses jalan di Takokak ini bisa segera bagus dan layak dilewati. Kami juga berharap agar pihak terkait, dari mulai DPRD, Pemkab, dan Provinsi bisa membantu memperbaiki akses jalan di wilayah kami,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Wasoni, patungan yang dilakukan oleh para sopir itu sudah berlangsung sekitar sepekan kebelakang.

“Untuk patungan ini dilakukan oleh para sopir dan tidak ditentukan nominal berapanya. Jadi seikhlas dan sekemampuan kami saja. Karena kalau menunggu janji dari pemerintah terkait perbaikan jalan ini kami cape, karena faktanya masih belum ada perbaikan,” kata dia.

0 Komentar