oleh

KLHK Berikan Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2020

Cianjurekspres.net – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2020, kepada para gubernur, bupati, walikota, dan pimpinan DPRD tingkat provinsi/kabupaten/kota, secara daring dan luring, di Jakarta, Selasa (15/6).

“Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah yang diberikan kepada Pimpinan Daerah baik eksekutif maupun legislatif, yang berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja, sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan menuju green economy,” ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam keterangan tertulisnya.

Siti Nurbaya mengatakan, selain pemerintah pusat, jajaran pemerintahan daerah yaitu kepala daerah dan pimpinan lembaga perwakilan rakyat di daerah serta masyarakat dalam sistem pemerintahan daerah mempunyai kontribusi sangat penting dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“Berbagai inovasi daerah dalam menyelesaikan isu-isu lingkungan merupakan hal yang sangat patut dihargai, karena ia juga merupakan kunci terjaminnya kelestarian lingkungan di daerah,” katanya.

Menurutnya, Green Leadership merupakan kepemimpinan berwawasan lingkungan, bersemangat, proaktif, penuh inisiatif dan kreatif terhadap kepentingan orang banyak dan alam semesta. Mereka memiliki visi keseimbangan antara daya topang ekologi serta sistem sosial dan pembangunan, baik fisik maupun non fisik.

Pada sisi lain, kepemimpinan green ini juga mengedepankan kepentingan rakyat dalam mengakses sumber daya yang ada, dan selanjutnya akan memformulasi kebijakan ramah lingkungan, berpihak pada kepentingan rakyat, yang berlangsung secara berkelanjutan.

Peran cabang kekuasaan pemerintahan eksekutif yaitu Gubernur, Bupati dan Walikota maupun peran cabang kekuasaan pemerintahan legislatif, DPRD, sangat diperlukan untuk menjamin kelestarian lingkungan hidup di Daerah.

“Pembangunan daerah akan berhasil baik dengan dukungan politik DPRD dan kerja keras jajaran birokrasi di daerah,” ungkap Siti Nurbaya.

Pemerintah menghargai upaya dan inovasi yang telah dilakukan jajaran pemerintahan daerah dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup. Selanjutnya, hal tersebut dilaporkan dalam Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD). Laporan ini setiap tahun disusun dan disampaikan kepada KLHK melalui sistem informasi yang telah dibangun dan selanjutnya dilakukan penilaian oleh Tim Profesional Independen.

Sementara itu Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono, menjelaskan, proses penilaian Green Leadership Nirwasita Tantra melalui beberapa tahap. Dimulai dari penapisan awal, analisa isu priotitas, penilaian tim independen, dan wawancara. Khusus tahun ini, tahap wawancara dilakukan melalui video yg diunggah dalam platform media sosial.

“Jumlah pemerintahan daerah yang mengikuti tahapan penilaian tahun ini terdiri dari 21 provinsi, 57 kota dan 146 kabupaten. Para penerima dibagi menjadi kategori DPRD Provinsi, dan Kabupaten/Kota; serta Pemerintah Daerah Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Selanjutnya kategori Kabupaten/Kota dibagi lagi menjadi sub kategori Kab/Kota besar, sedang, dan kecil,” katanya.

Selengkapnya para penerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra Kategori DPRD Provinsi peringkat satu sampai tiga yaitu Sumatera Barat, Aceh dan Jambi.

Lalu Kategori DPRD Kabupaten Kecil, Bangka Tengah, Belitung, dan Sleman. Kategori DPRD Kabupaten Sedang, Sukoharjo, Buleleng dan Ponorogo.

Sedangkan Kategori DPRD Kabupaten Besar, Banyumas, Tangerang, dan Boyolali. Kategori DPRD Kota Kecil, Bontang, Sungai Penuh, dan Mojokerto.

Sementara Kategori DPRD Kota Sedang, Ambon, Magelang, dan Madiun. Kategori DPRD Kota Besar, Balikpapan, Surabaya, dan Semarang.

Sementara untuk kategori Pemerintah Daerah Provinsi yaitu DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Selanjutnya kategori kabupaten kecil yaitu Sleman, Bangka Tengah, dan Belitung. Kategori kabupaten sedang yaitu Sukoharjo, Buleleng, dan Polewali Mandar. Kategori kabupaten besar yaitu Banyuwangi, Lumajang, dan Malang.

Kemudian, kategori kota kecil yaitu Bontang, Padang Panjang, dan Pariaman. Kategori kota sedang yaitu Ambon, Magelang, dan Madiun. Kategori kota besar yaitu Surabaya, Semarang dan Balikpapan.

Kegiatan ini dirangkai dengan talkshow dengan narasumber Gubernur DIY, Walikota Ambon, Walikota Madiun, dan Deputi Tata Ruang Pemprov DKI Jakarta mewakili Gubernur DKI Jakarta, bertajuk “Peran Kepala Daerah sebagai Green Leaders dalam Peningkatan Green Economy”.

Selain diikuti oleh para penerima penghargaan secara daring dan luring, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong, jajaran Eselon I dan II KLHK, dan tim panel penilai Green Leadership Nirwasita Tantra.(rls/hyt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *