oleh

Kusmana: Ini Momentum Kebangkitan UMKM Jabar

Cianjurekspres.net – Sebanyak 15.000 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Barat terlibat dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas) dan Bangga Berwisata Indonesia (BBI) dengan tagline UMKM Jabar Paten UMKM Juara selama satu bulan April 2021 ini yang diselenggarakan secara hybrid secara daring dan luring.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji meminta event yang merupakan perwujudan Gernas BBI dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Jawa Barat.

“Jadi ini sebenarnya momentum bagi UMKM untuk berkiprah di Jabar dan Nasional,” ujar Kusmana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/4/2021).

Menurut Kusmana, 15.000 UMKM tersebut berasal dari binaan Bank Indonesia perwakilan Jabar, Dinas KUK dan juga Dekranasda. Para pelaku UMKM tersebut menunjukan mampu berdaya saing pada ajang UKM Jabar Paten ini.

“Tapi sebetulnya tak hanya dalam event ini saja, UMKM dapat terlibat di tingkat kabupaten kota karena di beberapa kabupaten kota kami sudah mengarahkan ada beberapa pameran yang dilakukan oleh di bawah Koordinasi Dinas Koperasi dan juga BI perwakilan,” ujar dia.

Dengan demikian, lanjut dia, ajang tersebut sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di Jabar untuk bisa menjadi bagian Gernas BBI. Kusmana optimistis kegiatan yang berlangsung selama sebulan penuh di April ini dalam mendongkrak geliat pelaku  UMKM di Jabar. Bahkan, terdapat potensi transaksi yang cukup besar di sana.

“Pengalaman di OPOP (one pesantren one product), saat itu digelar pameran virtual sehari. Adapun jumlah transaksi yang terjadi hampir Rp 21 miliar,” kata Kusmana.

Sementara, lanjut dia, pada gelaran Gernas BBI April ini digelar selama satu bulan. Menurut dia, potensi nilai transaksinya bisa melebihi transaksi ketika OPOP tempo lalu.

Dia menambahkan, yang terpenting Gernas BBI merupakan momentum untuk UMKM bangkit  dan kelihatannya sudah mulai merubah mindset masyarakat saat ini, bahwa produk-produk UMKM tidak murahan. Walaupun  murah tapi tidak murahan tapi berkualitas.(rls/nik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *