Fraksi PKB Siap Kritisi Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Terpilih

Cianjurekspres.net – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kabupaten Cianjur, Dedi Suherli menegaskan akan mengawal dan mengkritisi proses pembangunan Cianjur lima tahun ke depan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada 2020.

Dirinya pun meminta Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang terpilih nanti bisa menjalankan tugasnya dengan amanah dan bisa menyelesaikan janji-janjinya.

“Ini Pilkada kan sudah beres, tinggal pengumunan penetapan pasangan terpilih, dan kita sudah tahu hasilnya, hasil dari rapat pleno KPU perhitungan suara menempatkan calon nomor 3 pasangan BHS-M (Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin) sebagai pemenang,” ujar Dedi kepada wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (23/12).

Ia juga berharap, dengan kepemimpinan bupati yang terpilih ke depan bisa lebih meningkatkan pelayanan terhadap semua kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Herman-Tb Mulyana Raih Suara Terbanyak, Ini Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Cianjur 2020

“Tentunya teman-teman yang berkontestasi kemarin termasuk semua partai politik bukan hanya PKB dan PKS, tetapi juga yang lain sama-sama kembali ke tugasnya masing-masing. Artinya mendukung pembangunan di Kabupaten Cianjur agar lebih baik ke depannya,” ungkap Dedi.

Menurutnya, walapun tidak dibatasi dengan 100 hari kerja, nantinya bupati yang terpilih bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Terutama seperti yang dijanjikan waktu dalam visi misinya saat kampanye kepada masyarkat.

“Jadi, apapun yang dijanjikan itu harus di prioritaskan agar segera direalisasikan. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya. Dan posisi PKB nanti dengan lima anggota akan mengawal proses pemerintahan ini selama sisa waktu tugas kami ke depan. Tentunya dengan kritis, dengan menyikapi semua kebijakan dan peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah supaya betul-betul sesuai dengan harapan-harapan masyarakat,” tandas Dedi.

Untuk oposisi, Dedi menegaskan PKB tidak mengenal istilah oposisi. Namun pihaknya memposisikan untuk mengkritiis kebijakan dan itu sudah menjadi fitrahnya.

“Tentunya dengan terpilihnya bupati yang baru kita akan memposisikan diri kita masing-masing khususnya fraksi PKB untuk menjalankan tugas itu mengkritisi siapapun. Itu kan menjadi tugas kita terutama bisa mengkritisi semua kebijakan-kebijakan pemerintah agar memang sesuai dengan ekspektasi dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (job3/sri/hyt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.