Jaga Kesehatan Gigi, PDGI Cianjur Lakukan Hal Ini

0 Komentar

CIANJUR – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Cianjur lakukan bakti sosial (Baksos) berupa pelayanan pemeriksaan gigi gratis, konsultasi dan penyuluhan kepada masyarakat di depan kantor PMI Kabupaten Cianjur, Rabu (18/12/2019).
Sekretaris PDGI Cabang Cianjur, Drg Muchamad Sarbini Wahid mengatakan, kegiatan bakti sosial memang sering dilakukan oleh PDGI setiap tahunnya.
“Ini adalah kegiatan dalam rangkaian acara Hari Kesehatan Nasional (HSN) yang telah dilaksanakan di lapangan Joglo, kemaarin. Sebenarnya kegiatan ini inginnya dilaksanakan berbarengan, karena dari pihak yang mensupert kita katanya Rabu (17/12/2019), makannya kami geser ke hari Rabu,” kata dia kepada Cianjur Ekspres.
Drg Sarbini menjelaskan, untuk sasarannya yakni masyarakat umum, baik desawasa maupun anak-anak. Karena kebanyakan masyarakat itu belum paham betul bagaimana caranya menjaga kesehatan gigi dan mulutnya, makanya perlu sosialsisasi ke masyarakat.
“Targetnya masyarakat bisa tahu pertama bagaimana caranya merawat kesehatan gigi dan mulutnya, kemudian mereka harus tahu juga ke mana mereka harus berobat. Kemudian sasaran secara jumlah mungkin jumlah yang kami targetkan minimal 100-150 warga di wilayah Keluragan Bojongherang,” kata Sarbini.
Sebetulnya, lanjut dia, kami dudah rutin melaksanakan baksos seperti ini yang sasarannya anak sekolah dan masyarakat secara umum. Itu di Bulan Kesehatan Gini Nasional (BKGN) atau hari kesehatan gigi se duani pada September biasa kami laksanakan.
“Pelaksanaannya kami gantian di setiap kecamatannya. Intinya kami bisa mengcover wilayah-wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan gigi, terutama daerah pinggiran,” ujarnya.
Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat menurunkan angkat kesakitan gigi. Karena angkat kesakitan gigi di masyarakat saat ini masih tinggi, dari satu anak saja ada 6-8 gigi yang harus di cabut atau di tambal.
“Kami ingin menurunkan angka kesakitan gigi, yang ke dua masyarakat bisa paham bagaimana cara merawat gigi dan mulutnya, ke tiga masyarakat tahu cara mengakses kesehatan, minimal tiga target itu inpaknya mungkin bisa meningkatkan derajat kesehatan secara umum,” pungkasnya.(job3/nik)

0 Komentar