ESDM Gelontorkan Bantuan Sumur Bor

ESDM Gelontorkan Bantuan Sumur Bor
BANTUAN: Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM, Saryono Hadiwidjoyo menyerahkan bantuan sumur bor di Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur (FOTO: AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES)
0 Komentar

CIANJUR – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berikan bantuan sumur bor di Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/9).
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi Badan Geologi Kementerian ESDM, Saryono Hadiwidjoyo, bersama Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani dan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi VII Jami dari Partai PPP langsung menyerahkan sumur bor ke warga di Desa Girimulya.
“Ini merupakan program Badan Geologi, Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2019 di wilayah Kabupaten Cianjur. Penyerahan dipusatkan di lokasi sumur bor di Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber,” kata Saryono Hadiwidjoyo, kepada Cianjur Ekspres, Rabu (11/9).
Dikatakan Haryono, penyerahan ini menandakan bahwa sumur bor yang telah dibangun pada tahun 2019, sebanyak 5 unit di Kabupaten Cianjur.
“Selain itu, penyerahan ini juga dimaksudkan sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, bekerjasama dengan pemerintah daerah dan didukung oleh DPR RI (Komisi VII) memiliki program yang pro terhadap kesejahteraan masyarakat, yaitu pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam,” katanya.
Menurutnya, 5 unit sumur bor yang dibangun di Kabupaten Cianjur dan tiga unit di Kota Bogor pada tahun 2018 tersebut memiliki spesifikasi teknis kedalaman 100-125 metrer, debit antara antara 1,5 s/d 2,5 liter/detik, dengan konstruksi pipa besi galvanis diamater 6 inchi, pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 10 kVA=8 kWatt, dan menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK.
“Dengan debit air rata-rata 2,5 liter/detik, setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2.800 jiwa,” katanya.
Secara keseluruhan, sejak awal tahun 2000 sampai dengan akhir tahun 2019, Kementerian ESDM berhasil membangun sumur yang tersebar di 179 Kabupaten/Kota, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta m3 per tahun, yang dapat melayani sebanyak kurang lebih 6,6 juta jiwa.
“Empat titik sumur bor yang sudah diselesaikan berada di Desa Girimulya Kecamatan Cibeber, Desa Bunijaya Kecamatan Pagelaran, Desa Murnisari Kecamatan Sukaluyu, dan Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu. Sedangkan yang masih dalam tahap pengeboran berada di Desa Selajambe Kecamatan Sukaluyu dan Desa Susukan Kecamatan Cibeber,” katanya.

0 Komentar