Teknologi 6G Kini Mulai Dibahas AS Tentang Strategi yang Akan Dibangun, Karena Tak Ingin Kalah Dari China!

Teknologi 6G Kini Mulai Dibahas AS Tentang Strategi yang Akan Dibangun, Karena Tak Ingin Kalah Dari China!
Teknologi 6G Kini Mulai Dibahas AS Tentang Strategi yang Akan Dibangun, Karena Tak Ingin Kalah Dari China!
0 Komentar

CIANJUREKSPRES – Teknologi 6G merupakan salah satu jaringan nirkabel yang kini tengah hangat diperbincangkan pada konferensi pers di The White House atau Gedung Putih istana kepresidenan Presiden Amerika Serikat.

Kini Teknologi 6G tengah menjadi sorotan Dunia, Khususnya negara-negara maju, yang dimana teknologi ini adalah salah satu upaya peningkatan jaringan nirkabel diseluruh Dunia.

Pada konferensi pers banyak ungkapan dan kritik dari berbagai pemimpin dan mentri Dunia yang membahas Teknologi 6G ini.

BACA JUGA :

Cara Aktifkan Teknologi eSIM XL di iPhone Dengan Mudah

Baca Juga:Minecraft versi 1.19.81 APK Terbaru Membawa Kedunia Lebih Fantastis, Link Download Gratis Hanya Disini!Link Nonton Film Perempuan Bergaun Merah Via Telegram Gratis

Nah berikut ini ada hasil keputusan yang dikeluarkan oleh pihak-pihak terkait yang menghadiri konferensi pers di The White House atau Gedung Putih istana kepresidenan Presiden Amerika Serikat.

Berikut ini adalah Hasil keputusan konferensi pers yang dilansir dari sumber terpercaya dan terkini.

Hasil Keputusan konferensi pers di The White House

“Sangat penting bahwa kita mulai melihat masalah ini lebih awal,” kata seorang pejabat keamanan untuk administrasi Biden saat konferensi pers.

Pejabat itu juga mengatakan bahwa Gedung Putih ingin mengambil pelajaran dari 5G tentang pentingnya keterlibatan dan ketahanan awal dan menerapkannya untuk mengembangkan jaringan 6G yang mengoptimalkan kinerja, aksesibilitas, dan keamanan.

BACA JUGA :

Samsung Galaxy A14 5G Smartphone dengan kualitas Gahar Harga Merakyat, Berikut Spesifikasinya!

Dibandingkan dengan 4G, teknologi 5G menjanjikan peningkatan kinerja secara signifikan dalam hal kecepatan, keandalan, dan waktu jeda nol, membuka pintu untuk segala hal baru mulai dari prosedur bedah baru dan transportasi yang lebih aman hingga video game yang lebih imersif.

Meskipun peluncuran infrastruktur 5G di AS sebagian besar telah selesai, namun konsumen masih setia dengan penggunaan 4G. ABI Research memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2023, lebih dari 270 juta pelanggan akan menggunakan konektivitas 4G, dibandingkan dengan lebih dari 170 juta pelanggan 5G.

Baca Juga:Nokia X500 Tampil Dengan Kualitas Gahar Harga Merakyat, Dunia Smartphone Gempar!Samsung Galaxy A14 5G Smartphone dengan kualitas Gahar Harga Merakyat, Berikut Spesifikasinya!

Menurut Leo Gergs, seorang analis di ABI Research, penggunaan 5G yang lebih terbatas di AS juga dapat dikaitkan dengan fakta bahwa infrastruktur jaringan 5G di sana berkembang lebih lambat dari yang diharapkan.

0 Komentar