CIANJUR,CIANJUR.JABAREKSPRES.COM – Harga daging sapi di Pasar Muka, Kabupaten Cianjur turun menjadi Rp140 ribu per kilogram pasca lebaran. Sedangkan harga daging ayam cenderung stabil.
Dede (48), seorang pedagang daging sapi, mengungkapkan, menjelang Lebaran harga daging sempat menyentuh Rp150 ribu per kilogram pada H-3 dan H-2. Namun, setelah Lebaran, harga turun menjadi Rp140 ribu per kilogram karena permintaan berkurang drastis.
“Jelang Lebaran, pembeli sangat ramai, tapi setelah hari Minggu mulai sepi. Mungkin karena stok daging di rumah masih cukup,” ucapnya, Jumat 4 April 2025.
Baca Juga:Pemprov Jabar Siapkan Anggaran Jalan dan Jembatan Provinsi Rp2,4 TriliunKembali Gelar Latihan, Pelatih Paul Munster Siapkan Rencana Matang Jelang Laga Persebaya Vs Persija
Dede menambahkan, saat H-3 dan H-2 dia bisa menjual hingga satu kuintal daging per hari. Namun, setelah Lebaran, penjualannya anjlok drastis menjadi hanya sekitar 10 kilogram per hari.
“Dibandingkan tahun lalu, kondisi tahun ini lebih sepi. Tahun kemarin, meskipun sepi, saya masih bisa menjual sekitar 30 kilogram per hari, sekarang hanya 10 kilogram,” katanya.
Sementara itu, Ahmad Yadi (37), pedagang daging ayam, menyebutkan, harga daging ayam tetap stabil di angka Rp38 ribu per kilogram.
“Harga ini masih normal, tidak ada kenaikan atau penurunan, baik pasca Lebaran atau sebelumnya,” ungkapnya.
Dia juga mengatakan, lonjakan pembeli daging ayam terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran, di mana dia bisa menjual hingga satu kuintal per hari. Namun, saat H-1, jumlah pembeli berkurang dan penjualannya turun menjadi sekitar 60 kilogram.
“Biasanya ya orang belanja lebih awal supaya tidak berdesakan di hari terakhir,” kata dia.
Hingga kini, setelah Lebaran, dia merasakan kondisi pasar masih sepi.
“Dari pas setelah Lebaran sampe sekarang H+4 pembeli masih sedikit, mungkin karena mereka masih punya stok daging dari sebelumnya,” pungkasnya.