Bupati Cianjur Klaim Program Peningkatan Produktivitas 1.000 Hektare Lahan Pertanian Masih Memenuhi Target

Bupati Cianjur Klaim Program Peningkatan Produktivitas 1.000 Hektare Lahan Pertanian Masih Memenuhi Target
0 Komentar

CIANJUR,CIANJUREKSPRES – Bupati Cianjur Herman Suherman mengklaim program peningkatan produktivitas 1.000 hektare lahan pertanian masih memenuhi target yang ditetapkan yaitu 200 hektare per tahun.

“Saat ini kita sudah mau tahun kedua, mau ke tiga. Nah progresnya karena satu tahun dianggarkan direncanakan 200 hektare per tahun kita masih memenuhi target,” katanya kepada wartawan usai kegiatan Peringatan Hari Tani Nasional ke-63 di Setda Kabupaten Cianjur, Selasa (26/9).

Melalui program tersebut, Herman menginginkan hasil produksi pertanian meningkat. Misalkan untuk tanaman padi per hektare tiga ton, dengan peningkatan produktivitas harus naik.

Baca Juga:Hendry Ch Bangun Terpilih Jadi Ketua Umum PWI Pusat 2023-2028Bupati Cianjur Pastikan Terus Suplai Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

“Bagaimana caranya? ada dengan penjaringan atau misalkan tumpang sari atau dengan pupuk organik, sehingga peningkatan produktivitasnya setiap tahun naik,” katanya.

Dia menjelaskan, peningkatan produktivitas 1.000 hektare lahan pertanian selain sawah juga ada jagung dan lainnya. Sehinga semua komoditi pertanian yang ada di Kabupaten Cianjur bagaimana caranya hasil panennya bisa meningkat dari sebelumnya dan yang penting bisa menghasilkan ekonomi meningkat.

“Contohnya di sawah biasanya tidak ditanami ikan, sekarang ditanami ikan dengan mina padi. Sehingga mereka mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, itu yang kita inginkan,” papar Herman.

Herman mengungkapkan, progres peningkatan produktivitas 1.000 hektare lahan pertanian sampai dengan saat ini sudah mencapai 400 hektare, menuju ke 600 hektare. “Setiap tahun kita memprogramkan 200 hektare,” ucapnya.

Saat ditanya apakah program peningkatan produktivitas 1.000 hektare lahan pertanian khususnya sawah atau padi bisa memenuhi kebutuhan beras di Cianjur?

“Untuk tahun ini karena ya kita surplus di tahun-tahun kemarin, tahun ini kita ada kekeringan ada gagal panen, tentunya kita beras cadangan masih bisa untuk memenuhi kebutuhan pangan Cianjur karena Cianjur surplus,” katanya.(hyt)

0 Komentar