Bupati Herman Ultimatum Vendor RTG Mangkrak

ilustrasi bupati herman
ilustrasi: Dokumentasi Rikzan RA
0 Komentar

CIANJUR EKSPRES – Bupati Cianjur Herman Suherman, mendatangi rumah tahan gempa (RTG) mangkrak lima bulan di Kampung Giriharja, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Selasa (12/9/2023) siang.

Tak hanya itu, Herman juga mengetahui jika dana stimulan yang diterima korban RTG mangkrak yang diketahui bernama Imas Kurniasih (73) tersebut sudah diberikan ke vendor yang menggarap pembangunan rumah.

“Kalau saya lihat rumah bu Imas, memang rumahnya belum selesai. Saya lihat rekeningnya uangnya sudah ditransfer ke salah saru vendor,” kata Herman.

PLN Paparkan Green Enabling Supergrid hingga Rampungnya PLTS Terapung Cirata

Baca Juga:Polisi Bekuk 31 Pelaku Tindak Kejahatan dalam Tiga Minggu TerakhirPerkesit Mulai Gencarkan Latihan di Stadion Badak Putih

Herman pun mengultimatum vendor RTG berjenis Riksa di bawah PT Guriang Manggung Padjadjaran (GMP) untuk merampungkan pembangunan rumah tersebut dalam waktu sepekan.

“Alhamdulillah perwakilan PT GMP sudah ada, saya minta satu pekan sudah selesai pembangunannya. Selasa depan saya akan kesini lagi, untuk memeriksa apakah sudah selesai atau belum,” kata Herman.

Dirinya juga meminta pada penerima bantuan untuk tidak serta-merta menandatangani berkas berita acara pembangunan 100 persen yang diberikan oleh pihak vendor.

“Saya ingatkan pada semua penerima bantuan yang lain, kalau rumahnya sudah selesai, baru tanda tangan untuk pencarian dana bantuan,” ujarnya.

Pipa PDAM di Panumbangan Bocor, Tak Pernah Diganti Pascagempa

Euis (43) anak dari Imas Kurniasih mengatakan jika orang tuanya tersebut masuk dalam penerima bantuan dana stimulan tahap 2 dengan kondisi rumah sudah sedang, namun karena terjadi kerusakan lain, maka diverifikasi ulang dan akhirnya masuk kualifikasi rumah rusak berat di tahap 3.

Pihak keluarga, lanjutnya, hanya ingin pembangunan rumah orang tuanya cepat selesai. “Selama 10 bulan ini ibu tinggal di tenda bersama kami,” ujar Euis saat ditemui Cianjur Ekspres.

0 Komentar