oleh

DPRD Cianjur Minta Maksimalkan Vaksinasi Siswa Sebelum PTM 100 Persen

Cianjurekspres.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, meminta pemerintah supaya memaksimalkan vaksinasi terlebih dahulu terhadap siswa sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) digelar 100 persen.

Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadhan, mengatakan, pemaksimalan vaksinasi sangat perlu dilakukan sebelum menggelar tatap muka dengan kapasitas 100 persen untuk menghindri terjadinya cluster baru di sektor pendidikan.

“Kalau mau melaksanakan belajar tatap muka 100 persen pemerintah harus benar-benar memperhatikan prokes, dan aturan bagi siswa harus melaksanakan vaksin 100 persen juga tanpa terkecuali,” ujarnya, Minggu (9/1).

Baca Juga: Baru 185 Minimarket yang Terdaftar di Cianjur

Tidak hanya itu, Ganjar juga mempertanyakan terkait teknis pengawasan yang diterapkan Pemda seperti apa sehingga semua berjalan sesuai aturan.

“Karena ada pengecualian juga kan 100 persen itu untuk jumlah murid di bawah 300, sementara yang lebih hanya 75 persen. Oleh karena itu pengawasannya siapa yang bertanggungjawab, teknisnya seperti apa, untuk menjamin itu semua. Biar kita tetap dalam ikhtiar memperkecil timbulnya cluster baru di sekotor pendidikan,” ucap dia.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Himam Haris, mengatakan, pihaknya akan melibatkan pengawas sekolah serta Satgas desa untuk memantau berjalannya PTM.

Baca Juga; Hukum Berat Terduga Pelaku Penganiaya ODGJ

“Untuk pengawasan kita (Disdik Cianjur, red) kan ada pengawas pendidikan, kita libatkan itu. Satgas desa juga belum dibubarkan jadi mereka juga ikut memantau,” ucap dia.

Sementara itu dari SMA Pasundan 2 Cianjur dilaporkan bahwa PTM di sekolah tersebut akan dilaksanakan dengan teknis belajar satu siswa satu bangku. Hari ini SMA Pasundan 2 Cianjur Cianjur akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Protokol kesehatan secara ketat akan dijalankan pada saat PTM 100 persen.

Kepala SMA Pasundan 2 Cianjur, Yayan Solihin Permana mengatakan, mengawali semester genap tahun ajaran 2022 ini pihaknya akan melaksanakan PTM 100 persen.

Baca Juga: Alun-alun Cianjur Segera Dibuka, Fraksi PKS Ingatkan Disiplin Prokes

“Karena pertimbangannya di sini kelas banyak, siswa jaga jaraknya mudah. Sederhananya satu bangku satu siswa itu mudah. Karena ruangannya banyak, siswanya sedikit,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, saat ditemui di ruangannya, Sabtu (8/1).

Pihaknya juga sudah melakukan rapat dengan para guru, komite sekolah dan orangtua siswa. “Jadi InsyaAllah pada tanggal 10, dengan penerapan protokol kesehatan yang tetap menjadi acuan untuk PTM 100 persen,” kata dia.

Baca Juga: Diresmikan Budhy Setiawan, Tiga Lokasi Permukiman Padat Penduduk di Cianjur Ini Miliki IPAL

Dia menjelaskan, teknis pelaksanaan PTM 100 persen di SMA Pasundan 2 Cianjur, ketika siswa masuk ke sekolah diwajibkan untuk mencuci tangan, cek suhu, serta jaga jarak.

“Protokol kesehatan harus jadi perhatian pertama. Jadi dibolehkannya PTM 100 persen itu kan tetap dengan catatan protokol secara ketat,” tutupnya. (mg1/dik/sri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.