oleh

Jangan Dulu Berwisata ke Bandung Raya, Ini Alasannya!

Cianjurekspres.net – Saat ini Kota Bandung memgalami status siaga 1 terhadap Covid-19, kenaikan angka positif hingga 80 persen membuat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta untuk tidak berwisata ke Bandung Raya.

“Kami imbau agar tidak ada wisatawan yang datang ke Bandung Raya selama tujuh hari ke depan sampai pengumuman selanjutnya,” ucap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (16/6/2021).

BACA JUGARidwan Kamil Keluarkan Edaran Bandung Raya Siaga 1

Terlebih destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Bandung akan ditutup selama tujuh hari kedepan.

“Pariwisata yang memang selalu ramai ada di KBB dan Kabupaten Bandung. Kami imbau destinasi wisata untuk ditutup sementara,” jelas Emil (sapaan Ridwan Kamil).

Menurut Emil, ini untuk melindungi masyarakat baik di Bandung Raya dan Jawa Barat pada umumnya, serta warga luar Jabar. Khusus Kota Bandung yang notabene berbatasan langsung atau masih dalam satu aglomerasi dengan zona merah.

BACA JUGA: Usai Libur Lebaran, Jabar Antisipasi Tingkat Keterisian Pasien Covid-19

Angka kedisiplinan masyarakat memakai masker turun 75,8 persen dan menjaga jarak hanya 78,81 persen.

Saat ini, kata Emil, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 sudah di atas angka 80 persen. Angka ini melebihi ketetapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan nasional yakni maksimal 60-70 persen.

“Hari ini karena keterisian rumah sakit juga sudah di atas 80 persen di Bandung Raya, makanya saya deklarasikan siaga satu dan mengiimbau wisatawan supaya tidak datang dulu,” katanya.

Menurutnya, penerapan zonasi Covid-19 sangat penting untuk mengatur agar ekonomi tetap bisa bergerak. Misalnya, daerah zona merah maka aktivitas masyarakat ditahan sedangkan zona oranye dan kuning akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Mohon agar memahami kondisi siaga 1 ini secara jelas, kami sedang menarik rem darurat untuk mengendalikan situasi yang memang terbukti oleh mudik libur panjang yang menghasilkan lonjakan kasus,” tutur Emil.(nik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *