Sekolah Tatap Muka Terbatas Bisa Dimulai, Mendikbud: Setelah Guru dan Tenaga Kependidikannya Divaksinasi

Sekolah Tatap Muka Terbatas Bisa Dimulai, Mendikbud: Setelah Guru dan Tenaga Kependidikannya Divaksinasi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.(ant)
0 Komentar

Cianjurekspres.net – Pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa mulai dilaksanakan mulai sekarang. Namun, untuk sekolah yang seluruh guru dan tenaga kependidikannya sudah menjalani vaksinasi Covid-19 hingga tahap 2.

“Pemerintah mewajibkan sekolah memberikan pilihan layanan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas setelah guru dan tenaga kependidikannya divaksinasi,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim di Jakarta dilansir dari FIN, Selasa (30/3).

Namun, Protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas) harus diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Baca Juga:Tiga Bulan Terakhir, BPBD Cianjur Catat Enam Kasus Orang Tenggelam di Sungai dan PantaiSesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Waduk Cirata Cianjur, Ini Ciri-Cirinya

Nadiem berharap semua sekolah sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada Juli 2021. “Latihannya mulai dari sekarang. Ini bukan eksperimen baru. Karena sudah 22 persen sekolah yang melakukan PTM,” imbuhnya.

Meski demikian, sekolah tetap harus menyediakan layanan pendidikan dari jarak jauh (PJJ) bagi siswa yang oleh orang tua tidak diperkenankan mengikuti pembelajaran tatap muka secara terbatas di sekolah.

“Orang tua berhak memilih. Apakah anaknya diperbolehkan mengikuti PTM terbatas atau tidak. Jadi setiap sekolah ada versi PTM dan PJJ,” pungkas Nadiem.(fin/hyt)

0 Komentar