‘Mangkrak’ Setahun, Begini Kondisi TPS3R di Cianjur

'Mangkrak' Setahun, Begini Kondisi TPS3R di Cianjur
Tampak Bangunan TPS3R yang terdapat di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.(Ayi Sopandi/Cianjur Ekspres).
0 Komentar

Ketika dikonfirmasi ke pihak desa dan kecamatan, terkesan bungkam. Bahkan, tak ada satupun warga yang terlibat di sana memberikan keterangan. Pemerintah Kecamatan Sindangbarang pun silih tuding. Mereka berdalih bahwa penyerahan aset TPS3R tersebut dilakukan oleh penjabat camat sebelumnya.
“Kami tidak tahu, pembangunan TPS3R itu waktu zaman Pak Ejen, camat sebelumnya,” kata salah satu pegawai Kecamatan Sindangbarang yang enggan disebutkan namanya.
Hal yang sama diungkapkan tokoh masyarakat setempat. Dia yang meminta tidak disebutkan namanya itu, mengatakan bahwa warga setempat tidak ingin menerima TPS3R yang kondisinya rusak.
“Kami (warga sekitar, red) mengizinkan pembangunan itu dengan harapan ada pengolahan sampah, yang nantinya juga berdampak pada perbaikan jalan di kampung kami. Tapi, TPS3R tidak beroperasi, jalan pun masih rusak,” keluhnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari DLH Kabupaten Cianjur, Asep Hendriana mengaku kondisi pembangunan TPS3R yang ada di dua kecamatan itu sudah selesai. Tetapi, Asep juga mengakui bahwa kedua TPS3R itu belum beroperasi.
“Untuk menjelaskan ini sebenarnya bukan ranah saya. Soalnya saya di bidang kajian dampak lingkungan. Tapi yang saya ketahui TPS3R yang ada di Sindangbarang itu sudah diserahkan ke pihak kecamatan berikut perlengkapannya. Kalau di Desa Ciherang memang belum diserahkan,” ungkapnya.
Sedangkan, kata Asep, untuk TPS3R Kecamatan Pacet itu memang ada beberapa perlengkapan yang belum dilengkapi, seperti becak motor (Cator) yang saat ini masih ada di kantor DLH. “Dan dana pembangunan itu pun bukan dari banprov seperti yang diberitakan sebelumnya, tetapi dari APBD sebesar Rp518 juta includ dengan perlengkapan TPS3R,” pungkasnya.(yis/red/hyt)

0 Komentar