Bangkitkan Potensi Wisata di Jawa Barat

0 Komentar

INDRAMAYU – Kekuatan budaya dinilai Kepala Disparbud Jawa Barat (Jabar), mampu untuk pengembangan industri pariwisata di tiga zona kebudayaan yang menjadi destinasi wisata.
Kadisparbud Jabar, Dedi Taufik menyebut, Riksa Budaya yang berkeliling ke 600 kecematan di Jawa Barat hingga 2023 untuk Indramayu adalah daerah terakhir di 2019.
“Kekuatan wisata di Jabar itu ada disetiap kecamatan dan semoga bisa terangkat nantinya,” ujar Dedi dalam rilis yang diterima, Rabu (11/12/2019).
Di Riksa Budaya kali ini digelar berbagai kegiatan, seperti pameran dan pertunjukkan. Seperti workshop dan kolaborasi antara Wayang Cepak dan Wayang Potel oleh dalang KH. Ibrohim Nawawi dan Dalang Sepuh Ki Ahmadi, Tari Daya hasil kolaborasi 20 seniman Indramayu, pertunjukkan Tari Kesuwun Ekstrakulikuler, serta berbagai tontonan dan tuntunan lainnya.
Sementara Plt. Bupati Indramayu, Taufik Hidayat yang hadir pada kesempatan ini, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan Riksa Budaya yang digagas oleh Pemda Provinsi Jawa Barat. Riksa Budaya, kata Taufik, menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya.
“Tentunya dengan kegiatan hari ini (Riksa Budaya) akan menumbuhkan kelestarian budaya dan seni di Kabupaten Indramayu dan tentunya di Jawa Barat,” ujarnya.
“Gelar seni yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan nilai cinta budaya dan seni di hati masyarakat. Oleh karena itu, kami mohon kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan di Kabupaten Indramayu,” pesan Taufik.(nik/rls)

0 Komentar