Penyelenggaraan Ibadah Haji Semakin Membaik

Penyelenggaraan Ibadah Haji Semakin Membaik
0 Komentar

 
CIANJUR, cianjurekspres.net – Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengapresiasi pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang semakin membaik. Namun, ada beberapa hal yang menurutnya perlu dievaluasi agar pelaksanannya bisa lebih baik lagi di tahun mendatang.
Herman yang juga merupakan jamaah haji Cianjur kloter 27 ini menuturkan, untuk secara keseluruhan pelaksanaan sudah mengalami perbaikan, jika dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Begitu turun dari pesawat, langsung naik bus. Padahal biasanya lama. Jadi langsung dibawa ke hotel,” kata Herman kepada Cianjur Ekspres, Rabu (5/9).
Untuk urusan makan para jamaah, ungkap Herman, juga sama baiknya. Dimana setiap tempat diberikan makan setiap harinya. Bahkan di Mekkah mendapat pemberian makan lebih. “Pelaksanaannya lebih baik, untuk makan pun lebih diperhatikan,” ucap Herman.
Namun, untuk persiapan Armina, jamaah harusnya diberi makan. Pasalnya kemarin tidak diberi makan lantaran alasan transportasi. Oleh karena itu baiknya pihak hotel memberikan makan sebelum berangkat. “Itu sudah saya sampaikan ke Kementerian Agama, dan pihak penyelenggara haji,” kata dia.
Selain itu, mereka yang berisiko tinggi harusnya didampingi lebih intens. Pasalnya mereka yang mempunyai penyakit resiko tinggi malah cenderung jatuh sakit hingga dirawat sehingga tak bisa melakukan ibadah.
“Makanya dari Dinas Kesehatan harus memastikan kesehatan jamaah, kalau tak sehat jangan rekomendasi dan dipastikan jangan karena alibi, biarin saja kemungkinan di sana bisa sembuh, itu seharusnya tidak dibenarkan. Kasihan jamaahnya nanti. Jadi harus benar-benar dipastikan supaya semuanya bisa berjalan lancar,” pungkasnya.
Seperti yang diketahui, Sebanyak 402 jamaah haji asal Cianjur di kloter 27 pulang kemarin malam, sekitar pukul 23.20 Wib. Wakil Ketua Penyelenggara Pelaksana Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Cianjur, Yosef Umar, jumlah jamaah yang pulang memang tidak utuh 404 jamaah ditambah dengan beberapa orang pendamping, mengingat ada beberapa jamaah yang meninggal.
“Total ada 3 orang yang meninggal di kloter 27, dua orang merupakan jamaah sementara satu lainnya pendamping di kloter tersebut,” kata dia. (bay/yhi)

0 Komentar