Warga Swadaya Perbaiki Jalan Lingkungan

 

CIANJUR, cianjurekspres.net – Warga Kampung Lembursawah RT 02/RW 01, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, melakukan perbaikan fasilitas jalan untuk mempermudah berbagai aktivitas warga. Kegiatan tersebut dilakukan menyusul dengan adanya kucuran dana RT yang diterima dari pemerintah daerah.

Ketua RT 02/RW 01 Kampung Lembursawah, Anon Nurhayati, mengatakan, guna memenuhi fasilitas serta memberikan pelayanan untuk mempermudah berbagai aktivitas baik perekonomian maupun pendidikan, pemerintah desa memberikan fasilitas pendukudng dengan membangun jalan gang dengan dana yang bersumber dari dana hibah RT yang belum lama ini telah diterima.

“Guna membuat jalan lingkungan jadi nyaman dan aman saat dilintasi oleh pengguna jalan, sejumlah warga di Kampung Lembursawah ini sepakat untuk melakukan kerja bakti memperbaiki jalan lingkungan yang sudah rusak,” kata Anon, kemarin (24/6).

Menurut Anon, dengan menggunakan dana hibah dari pemerintah untuk RT serta ditambah dari hasil swadaya masyarakat setempat, maka jalan sepanjang lebih kurang 300 meter dan lebar 1,20 sentimeter yang merupakan jalan lingkungan ini diperbaiki oleh warga.

“Yang jelas sebelum dilakukan pengecoran untuk kondisi jalan itu tinggal menyisakan tanah. Karena material cor semen yang sebelumnya sudah mengelupas. Akibatnya jika turun hujan banyak warga yang terjatuh karena licin. Ada dana hibah dari pemerintah untuk RT, hasil kesepakatan dananya dipakai perbaikan jalan,” tuturnya kepada Cianjur Ekspres.

Dijelaskan Anon, untuk saat ini perbaikan jalan tersebut sudah hampir selesai dan bisa dirasakan manfaatnya. “Ya dengan memanfaatkan dana hibah RT khusus untuk fisik sebesar Rp 1,8 juta, dan ditambah dari hasil swadaya maka, perbaikan jalan itu dijamin tuntas,” katanya menjelaskan.

Anon mengungkapkan, jika dihitung-hitung uang dari bantuan pemerintah dengan ditambah dari hasil swadaya itu mencapai total Rp 4 juta. Hasil kesepakatan, uangnya dibelikan pada 3 truk pasir, 20 sak semen, 2 buah piva berukuran 15 inchi, batu pecah dan lain lain. “Yang pasti selain harapan bantuan dari pemerintah itu bisa meningkat, juga partisipasi warga dalam bentuk kegotong royongan itu bisa terus dijaga,” harapnya.

Sementara itu, Iwan Sofyan, 40, warga setempat mengatakan, demi kepentingan masyarakat secara luas, maka selagi bisa dan ada kesempatan akan saya lakukan yang lebih lagi untuk pembangunan jalan dan warga juga tidak merasa terbebani meski melakukan tambahan iuran. “Ya itung-itung itu berbuat amal, kita semua bahu membahu turun kejalan untuk melakukan perbaikan,” pungkasnya. (mg1/yhi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.