Konflik Pilgub Berpotensi Terjadi di Perkotaan

 

CIANJUR, cianjurekspres.net – Polres Cianjur mulai mempersiapkan menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat. Potensi konflik pun masih dimunginkan terjadi, khususnya di wilayah perkotaan.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, mengatakan, pihaknya saat ini masih berfokus pada Operasi Ketupat Lodaya bertepatan Lebaran Idul Fitri. Namun setelah selesai, seluruh pasukan yang sudah diplot akan langsung disebar ke setiap titik pencoblosan surat suara.

“Untuk Ops Ketupat ini kan berakhir pada 25 Juni, tepat dua hari sebelum Pilgub Jabar. Begitu selesai langsung kami sebar ke 3.921 TPS se-Kabupaten Cianjur. Kemunginan dua anggota mengawasi sampai beberapa TPS,” kata dia kepada wartawan, kemarin (21/6).

Menurutnya, pengamanan juga dilakukan saat pengiriman surat suara ke setiap TPS. Sejumlah personel bawah mengawal surat suara dari KPU Kabupaten Cianjur tingkat kecamatan hingga ke masing-masing TPS. “Kami akan jalankan pengawasan sesuai prosedur, untuk mengantisipasi adanya kerusakan atau hal lain yang tidak diinginkan.

Soliyah mengambahkan, pengamanan di Pilgub Jabar akan dilakukan secara maksimal. Pasalnya kemungkinkan konflik bisa terjari, khususnya di wilayah perkotaan. Oleh karena itu, jajaran pejabat kepolisian juga akan turun untuk memastikan pemungutan suara serta pasca pemungutan tetap beralan aman. “Saya sendiri bersama jajaran Polres Cianjur akan turun. Mengingat potensi konflik sangat mungkin terjari. Tapi kami harap beralan lancar dan aman,” pungkasnya.(bay/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.