Membina Akhlakul Karimah Siswa

Membina Akhlakul Karimah Siswa
KEGIATAN SANLAT: Siswa SMA PGRI Cianjur melakukan tadarus bersama, dalam mengisi kegiatan pesantren kilat di bulan puasa. (MUHAMAD NURSIDIN/CIANJUR EKSPRES)
0 Komentar

 
CIANJUR, cianjurekspres.net – Meningkatkan amaliah di bulan suci Ramadan, Sebanyak 120 siswa yang merupakan siswa dari kelas X dan XI SMA PGRI Cianjur, melaksanakan pesantren kilat (sanlat) selama tiga hari.
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA PGRI Cianjur, Putri Rahmawati, mengatakan, kegiatan sanlat yang dilakukan selama Ramadan ini bertujuan untuk memperbaiki diri para siswa agar menjadi pribadi yang agamis, prestatif dan juga inovatif sesuai dengan visi dan misi sekolah SMA PGRI Cianjur.
“Sanlat disini dilaksanakan dalam kurun waktu tiga hari yang dimulai dari hari Senin 28 Mei sampai tanggal 30 Mei, dimana pelaksanaannya dimulai dari mulai pukul 08.30 sampai 12.00,” kata dia kepada Cianjur Ekspres, kemarin (30/5).
Beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan selama kurun waktu tiga hari, diisi dengan kegiatan asmaul husna, riyadoh dzikir, shalat duha, tadarus, pemberian materi dan selanjutnya ditutup dengan shalat dzuhur berjamaah.
“Untuk waktu pelaksanaannya sengaja kami lakukan setengah hari, karena kalau sampai sore kasihan juga bagi para siswa yang rumahnya jauh, disini para siswa banyak yang rumahnya cukup jauh, makannya disesuaikan dengan waktu” katanya.
Selama pelaksanaan sanlat, para siswa diharuskan bisa hapal dengan doa shalat sunah tahajud, duha, dan doa lainnya. Selain itu, di hari biasa para siswa disini membiasakan diri sebelum masuk kelas untuk melakukan shalat sunah duha, dengan tujuan supaya diberikan kemudahan dalam melakukan pembelajaran.
Dengan diadakannya sanlat di bulan Ramadan, diharapkan bisa mencetak generasi yang agamis, jujur dan bertanggung jawab. Serta bisa membentuk karakter islami pada siswa di sekolah.
Melalui kegiatan sanlat ini, diharapkan dapat membina akhlakul karimah diantara para siswa, memperkenalkan kepada siswa untuk menjadikan masjid sebagai wadah mempersatukan umat, serta memberikan pendidikan agama islam sejak dini kepada siswa untuk membentengi akhlak dan moralnya agar tidak terpengaruh pada budaya global yang negatif.
“Semoga kegiatan ini dijadikan kegiatan yang positif dan untuk kedepannya bukan hanya dilakukan untuk hari ini saja, tetapi terus berlanjut bukan hanya di bulan Ramadan saja tetapi mereka bisa terbiasa misal melakukan shalat sunnah duha sebelum masuk,” pungkasnya. (job/yhi)

0 Komentar