Tidak hanya tindakan operasi, selama menjalani pengobatan suaminya juga harus mengonsumsi berbagai jenis obat sesuai anjuran dokter. Beberapa di antaranya merupakan obat dengan harga yang cukup tinggi dan harus dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu yang panjang.
“Obat yang diberikan juga banyak dan semuanya sesuai dengan kebutuhan medis suami saya. Bahkan ada salah satu obat yang harganya mencapai sekitar dua juta rupiah hanya untuk beberapa butir dan harus diminum rutin selama hampir satu tahun. Saya tidak bisa membayangkan berapa besar biaya yang harus kami keluarkan jika semuanya ditanggung sendiri,” katanya.
Bagi Nova, Program JKN tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit. Selama proses pengobatan, ia dapat lebih fokus mendampingi suaminya tanpa dihantui kekhawatiran mengenai biaya pelayanan kesehatan.
Baca Juga:Optimalisasi Layanan, BRI BO Purwakarta Hadirkan Layanan Cash Pick Up Service Aman dan Terproteksi Asuransi​Akses Perbankan Makin Dekat, Perputaran Uang Agen BRILink Purwakarta Tembus Rp 2,24 Triliun
“Yang paling saya rasakan adalah rasa tenang. Kami bisa fokus pada proses pengobatan dan kesembuhan suami tanpa harus memikirkan biaya rumah sakit maupun obat-obatan yang nilainya sangat besar,” ungkapnya.
Di akhir perbincangan, Nova berharap Program JKN terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
“Harapan saya semoga Program JKN terus ada dan pelayanannya semakin baik dari waktu ke waktu. Saya juga berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjadi peserta JKN aktif, karena kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Ketika musibah itu terjadi, Program JKN benar-benar menjadi penolong bagi keluarga seperti yang saya rasakan,” pungkasnya.
