Sementara itu, Satriyo Ardi, S.Pt., menilai bahwa pemanfaatan teknologi sederhana seperti silase dapat membantu peternak rakyat menekan biaya produksi.
“Dengan teknik manajemen pemeliharaan dan pakan ternak yang tepat, peternakan rakyat dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing sehingga dapat mandiri, berkelanjutan dan menjangkau pasar lebih luas” ujarnya.
Badan Bank Tanah menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat akan terus dilaksanakan secara bertahap di wilayah HPL Cianjur sebagai bagian dari strategi jangka menengah untuk memperkuat implementasi Reforma Agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)
