Sinopsis Film Lintrik Teror Ilmu Pelet dari Banyuwangi

Film Lintrik Teror Ilmu Pelet
Sinopsis Film Lintrik Teror Ilmu Pelet dari Banyuwangi (Istimewa)
0 Komentar

CIANJUR, CIANJUR.JABAREKSPRES.COM- Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan karya baru berjudul Lintrik. Film berdurasi 102 menit ini mengusung genre horor-misteri dengan nuansa mistik khas Banyuwangi yang kental. Disutradarai dengan atmosfir kelam yang mencekam, Lintrik menjanjikan kisah penuh ketegangan, rahasia, dan kutukan yang berawal dari ambisi cinta seorang perempuan.

Film Lintrik berdurasi 102 menit ini hadir dengan genre horor misteri, diperuntukkan bagi penonton 17 tahun ke atas, dan menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantar utama.

Deretan pemain yang terlibat cukup kuat, di antaranya Karina Icha yang berperan sebagai Sari, Meisya Amira sebagai Rini, serta Yati Surachman sebagai sosok Mbah Dukun. Film ini juga dibintangi oleh Donny Damara, Akbar Nasdar yang memerankan Rendy, Teguh Ryder, dan Fannita Posumah sebagai Nilam.

Baca Juga:Jadwal La Liga Spanyol Sabtu, 30 Agustus 2025, Duel Seru Valencia hingga Atletico MadridJadwal Salat Cianjur Hari Ini, Jumat 29 Agustus 2025

Cerita berpusat pada Sari (Karina Icha), seorang perempuan di Banyuwangi yang lelah dengan kehidupan malam dan ingin menemukan kebahagiaan sejati. Harapannya adalah merebut kembali cinta pertamanya di masa SMA, Rendy (Akbar Nasdar), yang kini sukses sebagai pengusaha di Jakarta dan sudah menikahi sahabatnya sendiri, Nilam (Fannita Posumah).

Dalam usahanya, Sari diperkenalkan oleh rekannya Rini (Meisya Amira) pada sebuah ilmu kuno bernama Lintrik. Berbeda dengan pelet biasa, Lintrik diyakini sebagai ilmu paling ampuh yang mampu membuat seseorang terpikat, meski berada jauh sekalipun. Namun, ritual ini hanya bisa dilakukan oleh seorang dukun wanita misterius (Yati Surachman) yang hidup menyendiri di tengah hutan.

Pertemuan Sari dengan sang dukun justru membuka tabir misteri dan konflik besar. Rahasia kelam satu per satu terungkap, menyeretnya ke dalam teror supranatural. Cinta, obsesi, dan kutukan saling bercampur hingga batas keduanya semakin kabur, membuat hidup Sari berubah menjadi mimpi buruk yang tak berujung.

0 Komentar