PHRI Sebut Hotel di Cianjur Tidak Dalam Kondisi Baik, Ini Salah Satu Faktornya

Ilustrasi kamar hotel
Ilustrasi kamar hotel.(pixabay)
0 Komentar

CIANJUR,CIANJUR.JABAREKSPRES.COM – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja, sebut bahwa hotel di Cianjur sedang tidak dalam kondisi baik.

“Salah satu faktornya adalah kehilangan segmen pasar dari pemerintah yang selama ini cukup signifikan,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Jumat 4 April 2025.

“Oleh karena itu, teman-teman pengusaha hotel perlu mulai beralih ke segmen lain, seperti pelanggan individu dan wisatawan dari agen travel,” sambung Nano.

Baca Juga:Pemprov Jabar Siapkan Anggaran Jalan dan Jembatan Provinsi Rp2,4 TriliunKembali Gelar Latihan, Pelatih Paul Munster Siapkan Rencana Matang Jelang Laga Persebaya Vs Persija

Nano menegaskan, strategi utama saat ini adalah meningkatkan daya tarik hotel dengan memberikan pelayanan yang lebih baik, kualitas makanan yang ditingkatkan, serta menciptakan berbagai atraksi yang menarik bagi tamu.

“Kita harus tetap optimis dan melihat bagaimana situasi dalam tiga bulan ke depan. Semoga tidak ada perubahan yang terlalu signifikan. Beberapa hotel yang selama ini sangat bergantung pada segmen pemerintah memang harus mulai beradaptasi dan mencari peluang di segmen pasar lainnya,” katanya.

Menurut Nano, kondisi hotel di kabupaten lain pun mengalami kesulitan dalam menutup biaya operasional. Oleh karena itu, pengelola hotel di Cianjur harus segera melakukan inovasi agar tetap bertahan di tengah situasi yang tidak stabil ini.

“Seperti kita ketahui di kabupaten lain juga sudah ada yang mengalami kesulitan dalam menutup biaya pengeluaran hotel-hotelnya sendiri. Ya, semoga Cianjur tidak sampai begitu,” pungkasnya.

0 Komentar