CIANJUR,CIANJUR EKSPRES – Semangat berbagi dan menyalakan harapan di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan oleh PLN UP3 Cianjur melalui program Light Up The Dream (LUTD) Ramadhan Berkah 2025.
Sebanyak 101 pelanggan kurang mampu di wilayah kerja PLN UP3 Cianjur mendapatkan bantuan penyambungan listrik secara gratis melalui program yang digagas dari donasi pegawai ini.
Program LUTD merupakan bentuk nyata empati dan kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang belum menikmati listrik secara layak. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan seluruh pegawai, serta didukung penuh oleh PIKK PLN dan Srikandi PLN sebagai bagian dari gerakan sosial perusahaan untuk menghadirkan terang di tengah masyarakat.
Baca Juga:PLN Cianjur Gelar Kegiatan Borong Berbagi Foodtruck di Depan PendopoSambut Idul Fitri, PIKK PLN UP3 Cianjur Salurkan Bantuan kepada Warga Sekitar
Manager PLN UP3 Cianjur, Andre Pratama Djatmiko, menyampaikan bahwa LUTD bukan sekadar program bantuan sambungan listrik, melainkan wujud nyata dari semangat energizing the nation yang terus dihidupkan oleh insan PLN.
“Kami semua terlibat. Mulai dari pendataan, survei lapangan, hingga pengumpulan dana, dilakukan secara gotong royong oleh seluruh pegawai. Melalui Light Up The Dream ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam menikmati listrik, terutama saat bulan suci Ramadan yang penuh berkah,” ujar Andre.
Selain menjadi program sosial, LUTD juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara PLN dan masyarakat. Para penerima bantuan berasal dari berbagai desa dan kecamatan di wilayah Cianjur yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik sendiri, atau berbagi listrik dengan tetangga.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Murdifi, turut memberikan apresiasinya atas kolaborasi dan kepedulian pegawai PLN UP3 Cianjur dalam mewujudkan 101 impian keluarga.
“Saya bangga melihat bagaimana semangat kebersamaan para pegawai PLN UP3 Cianjur diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ini bukan hanya tentang listrik, tapi tentang harapan, tentang mimpi anak-anak yang kini bisa belajar di malam hari dengan cahaya milik sendiri,” ujar Agung.
Kegiatan LUTD tahun ini menjadi lebih istimewa karena dilakukan serentak sepanjang bulan Ramadan, dan mencakup penerima dari berbagai latar belakang seperti lansia, keluarga dengan anak difabel, hingga keluarga penyintas bencana.