Bagaimana Diet Intermittent Fasting Bekerja? Yuk Simak Selengkapnya Disini

Diet Intermittent Fasting Bekerja
(Foto: Designed by Freepik)
0 Komentar

cianjur.jabarekspres.com – Intermittent fasting (IF) adalah pola makan yang melibatkan siklus antara periode makan dan puasa, tetapi juga tentang kapan makanannya dikonsumsi. 

Artikel ini akan menjelaskan konsep dasar intermittent fasting, berbagai metode yang dapat digunakan, manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah, serta memberikan tips.

Intermittent fasting melibatkan siklus antara periode puasa dan periode makan. Ini tidak hanya tentang mengurangi kalori, tetapi juga memanfaatkan proses tubuh saat berada dalam kondisi puasa.

Baca Juga:Diet Paleo: Apa yang Harus Anda KetahuiTips Memilih Suplemen untuk Mendukung Program Diet Anda

Selama periode puasa, tubuh beralih dari menggunakan glukosa sebagai bahan bakar utama menjadi membakar lemak.

1. Metode 16/8

Yang pertama, Gunakan Metode 16/8 yakni waktu makan selama 8 jam dan puasa selama 16 jam. Misalnya, seseorang bisa makan dari jam 12 siang hingga jam 8 malam dan kemudian berpuasa hingga jam 12 siang berikutnya.

2. Puasa 5:2 

Dalam metode ini, seseorang makan secara normal selama lima hari dalam seminggu dan membatasi asupan kalori hingga 500-600 kalori pada dua hari tidak berurutan dalam seminggu.

3. Puasa 24 Jam

Dalam metode ini, seseorang puasa selama 24 jam pada hari tertentu dalam seminggu, misalnya, makan pada jam 7 malam hari Minggu dan kemudian tidak makan sampai jam 7 malam hari Senin.

4. Puasa 36 Jam

Metode ini mirip dengan puasa 24 jam, tetapi dengan periode puasa yang lebih panjang. Contohnya, seseorang bisa makan terakhir pada jam 8 malam hari Minggu dan kemudian tidak makan sampai jam 8 pagi hari Selasa.

Manfaat Diet Intermittent Fasting :

1. Penurunan Berat Badan dan Lemak Tubuh

Intermittent Fasting telah terbukti efektif dalam membantu menurunkan berat badan dan lemak tubuh tanpa perlu menghitung kalori secara ketat.

2. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Intermittent Fasting dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting untuk pengaturan gula darah dan mencegah resistensi insulin.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Baca Juga:Diet Rendah Karbohidrat: Manfaat dan Contoh Menu HarianPanduan Diet Seimbang untuk Menjaga Kesehatan Jangka Panjang

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Intermittent Fasting dapat meningkatkan profil lipid darah, termasuk menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida.

4. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

IF telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker, dan penyakit neurodegeneratif.

Tips untuk Memulai Intermittent Fasting

0 Komentar